Saya mengambil aplikasi litespeed langsung dari sumbernya dan meletakkannya pada direktori downloads yang telah saya buat sebelumnya di direktori home root.
#cd ~/downloads/Kemudian lakukan langkah pengambilan salah satu distribusi yang ingin anda gunakan melalui http://www.litespeedtech.com/products/webserver/download/ menggunakan wget. Dalam hal ini saya akan menggunakan Litespeed versi Standard Edition 3.2.4 Linux (x86).
#wget http://www.litespeedtech.com/packages/3.0/lsws-3.2.4-std-i386-linux.tar.gzSetelah itu extract hasil download dan masuk ke direktori hasil download...
#tar -xzf lsws-3.2.4-std-i386-linux.tar.gz && cd lsws-3.2.4Setelah masuk ke direktori hasil ekstraksi, berikutnya adalah langkah instalasi dengan menjalankan sebuah shell script.
#./install.shPada proses intalasi ini anda akan menemui banyak pertanyaan yang kebanyakan telah memiliki nilai default (nilai yang di dalam tanda kurung). Anda dapat menerima nilai default apa adanya atau menentukan nilai baru, dengan catatan anda harus yakin bahwa nilai baru yang akan anda masukkan itu tidak akan menimbulkan masalah di langkah selanjutnya.
Pertama kali anda akan disodori oleh EULA dari penggunaan Litespeed Web Server ini. Silakan baca dan tekan spasi untuk menuju halaman berikutnya. Setelah selesai hingga halaman terakhir, isikan kata Yes dengan Y huruf besar untuk menerima perjanjian lisensi dan melanjutkan instalasi.
Langkah-langkah berikutnya adalah menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar konfigurasi litespeed di server anda. (Catatan: <enter> artinya penekanan tombol enter atau carriage return di keyboard)
Destination [/opt/lsws]: <enter>
User name [admin]: masdeni<enter>
Password: ******<enter>
Retype password: ******<enter>
User [nobody]: <enter>
Group [nobody]: <enter>
HTTP port [8088]: 8086<enter>
Admin HTTP port [7080]: 7080<enter>
Setup up PHP [Y/n]: Y<enter>
Suffix for PHP script(comma separated list) [php]: php<enter>
Would you like to change PHP opcode cache setting [y/N]? N<enter>
Would you like to install AWStats Add-on module [y/N]? N<enter>
Would you like to have LiteSpeed Web Server started automatically when the machine restarts [Y/n]? Y<enter>
Would you like to start it right now [Y/n]? Y<enter>
[OK] lshttpd: pid=16669.
LiteSpeed Web Server started successfully! Have fun!
PID yang akan didapat mungkin berbeda pada setiap server. Hal ini bukanlah suatu masalah karena PID hanya merupakan identitas dari aplikasi lshttpd yang sedang berjalan. Nah, Litespeed sudah berhasil diinstall. Sekarang tinggal cek apakan layanannya sudah benar-benar berjalan, caranya ketikkan perintah berikut...
# netstat -pat |grep lshttpdYang akan menghasilkan kira-kira seperti ini (tanda mungkin berisi alamat IP/hostname anda)
tcp 0 0 localhost:7940 : LISTEN 16669/lshttpd
tcp 0 0 :7080 : LISTEN 16669/lshttpd
tcp 0 0 :8086 :* LISTEN 16669/lshttpdJika sudah muncul nama proses lshttpd seperti diatas maka artinya litepeed sudah berhasil dijalankan. Untuk administrasi litespeed web server bisa dilakukan dengan menggunakan alamat port yang sebelumnya telah kita konfigurasikan diatas, yaitu http://IPx.IPx.IPx.IPx:7080/ (silakan ganti IPx dengan nomor IP dari server anda).
Log dari server litespeed ini jika anda perlu mengetahuinya dapat anda lihat di /{direktori-instalasi}/logs
3. Integrasi dengan cPanel
Wah kayaknya langkah ini yang bakalan paling seru. Kita akan gunakan litespeed ini untuk menggantikan kerja web server apache dan agar litespeed dapat dikenali oleh cPanel.
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
Silakan menuju ke area administrasi di alamat http://IPx.IPx.IPx.IPx:7080/ dan gunakan user ID serta password yang telah anda atur sebelumnya saat instalasi.
Setelah anda masuk, silakan klik Configuration>Server>General dan silakan gulung/scroll layar ke bawah ke bagian Using Apache Configuration File dak klik pada link Edit.